logo

Wakil Rakyat Micro Site

Rabu, 19 Desember 2018 | Edisi : Indonesia
Opini

Amali Duga Pemesan Grup Saracen Orang Politik

Sabtu, 26 Agu 2017 - 22:10:06 WIB
Sahlan, TEROPONGSENAYAN
79Zainudin-Amali-golkar.jpg
Sumber foto : Istimewa
Zainudin Amali

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)--Pemesan sindikat Saracen untuk menyebarkan kebencian berbau SARA diduga berlatar belakang politik. Dugaan tersebut diungkapkan politikus Partai Golkar Zainudin Amali.

"Kan yang mengorder begini kan bukan persaingan antar-perusahaan, pasti persaingan politik. Kalau persaingan di ekonomi tidak sampai sini, apalagi bawa SARA," terang Amali setelah menghadiri acara Workshop Nasional DPP Golkar di Hotel Sultan, Jalan Gatot Subroto, Jakarta Pusat, Sabtu (26/8/2017).

Amali mengatakan, kemungkinan Saracen bisa mengambil order untuk kepentingan lain selama menguntungkan sindikat itu secara ekonomi.

"Tapi lama-lama kalau ini dibiarkan, dia bisa apa saja. Bukan hanya politik. Bisnis, sosial, pokoknya sewa saja. Pokoknya sewa, terus kamu jelekin," katanya.

Ketua Komisi II DPR RI ini menilai apa yang sudah dilakukan oleh group Saracen sudah keluar dari etika yang dapat memecah belah anak bangsa. Ia pun mengapresiasi langkah kepolisian mengungkap kasus ini hingga menelusuri pihak pemesan dan pemodal.

"Kalau ini dibiarkan orang akan bisa melakukan yang lebih dari itu. Bukan hanya memfitnah lagi, tapi juga mengadu domba dan sebagainya," kata Amali.

Ia juga mengatakan, dalam bahasan Peraturan Bawaslu (Perbawaslu), masalah isu-isu di media sosial disebutnya sulit dimasukkan. Pasalnya, tindakan sindikat ini masih tergolong perbuatan yang bisa dilakukan perorangan sehingga penindakannya berada di tangan kepolisian.

"Kalau soal itu ada. Memang diatur di Perbawaslu, dan itu berpengaruh kepada pasangan calon kalau bukti-buktinya kuat. Kalau itu dilakukan dan bisa berpengaruh dengan pasangan calon," katanya.(yn)