logo

Wakil Rakyat Micro Site

Sabtu, 23 Juni 2018 | Edisi : Indonesia

Ketua Fraksi PKS Milad, Wartawan Ngasih Kejutan

Senin, 05 Mar 2018 - 15:47:56 WIB
Mandra Pradipta, TEROPONGSENAYAN
6Jazuli-Milad.jpg
Sumber foto : Mandra Pradipta/TeropongSenayan
Jazuli Juwaini mendapat kejutan dari para wartawan di DPR, Senin (5/3/2018). Jazuli merayakan Milad pada 2 Maret 2018 lalu

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)--Hari pertama pembukaan Masa Sidang DPR siang ini Senin (5/3/2018), Ketua Fraksi PKS, Jazuli Juwaini, dikejutkan dengan surprise milad (ulang tahun) dari para pewarta berita (wartawan) di Komplek DPR Senayan. 

Puluhan wartawan kompak mendatangi kantor Fraksi PKS usai Paripurna Pembukaan Masa Sidang DPR dengan membawa kue lengkap dengan lilinnya untuk merayakan milad Jazuli yang jatuh di bulan Maret tepatnya tanggal 2 Maret. 

Jazuli Juwaini yang memang dikenal akrab dengan wartawan merasa terkejut dan haru dengan surprise teman-teman wartawan ini.

"Wah, saya terharu atas perhatian teman-teman wartawan. Ini bentuk cinta dan perhatian teman-teman pada saya dan Fraksi PKS. Untuk itu saya ucapkan terima kasih," katanya. 

Jazuli bersyukur diberikan usia oleh Allah sampai 53 tahun. Sambil berseloroh ia mengatakan, jika angka 53 punya arti khusus.

"Lima ditambah tiga sama dengan delapan. PKS di Pemilu 2019 nomor delapan," kata Jazuli sambil tersenum. "Emang bise aje deh Pak Ustadz," celetuk wartawan. 

Di momen bahagia ini para wartawan juga menayakan apa pesan khusus untuk bangsa di momentum tahun politik ini. Jazuli menyoroti dua hal: soal maraknya penyebaran hoax dan tanggung jawab menjaga persatuan. 

"Stop hoax sekarang juga! Hoax harus distop karena sudah menimbulkan instabilitas bangsa," tegasnya. 

Kepada aparat, Jazuli mewanti-wanti, harus mengusut penyebaran hoax secara transparan, jujur dan adil. "Jangan ada kesan yang ini ditindak, ditangkap sedemikian rupa, sementara yang lain seolah dibiarkan atau tidak diproses. Keadilan itu penting agar memberi ketenteraman bagi seluruh rakyat," kata Jazuli. 

Kedua, lanjut Jazuli, kita harus menjaga persatuan terutama di tahun-tahun politik. Kita semua harus menjadi penjaga NKRI, Konstitusi dan Dasar Negara Pancasila.

"Jangan sampai ada yang merorong ideologi Pancasila dan menghasut perpecahan diantara warga bangsa. NKRI adalah rumah kita bersama maka semua kita wajib menjaganya," pungkas Jazuli.(yn)