logo

Wakil Rakyat Micro Site

Kamis, 21 Maret 2019 | Edisi : Indonesia
Lobi

Anies Baswedan Jadi Saksi Penikahan Puteri Nasir Djamil

Minggu, 20 Agu 2017 - 17:14:09 WIB
M Anwar, TEROPONGSENAYAN
32Nasir-Djamil-anies-baswedan.jpg
Sumber foto : Istimewa
Prosesi akad pernikahan putri Nasir Djamil, anggota DPR RI dari Fraksi PKS Masjid Al Amin Kompleks Rumah Jabatan DPR RI Kalibata, Jakarta Selatan

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)--Anggota Komisi III DPR asal Aceh, Nasir Djamil, menggelar akad dan resepsi pernikahan puteri keduanya, Naqiya Azzuhra dengan Ahmad Syauqi, Jumat ( 18/8/17). 

Proses sakral itu berlangsung di Masjid Al Amin Kompleks Rumah Jabatan DPR RI Kalibata, Jakarta Selatan. 

Dalam acara akad nikah itu, dihadiri Menteri Hukum dan HAM Yasona H Laoly, Ketua Dewan Syariah PKS Surahman Hidayat, yang juga anggota DPR, dan sejumlah anggota DPR RI lainnya, serta Teuku Wisnu artis yang kini aktif menjadi host di acara keislaman di televisi swasta. 

Proses akad nikah dipandu Kepala Kantor Urusan Agama ( KUA) Kecamatan Pancoran, H Fakhrurazi. 

Anies Baswedan menjadi saksi dari pihak calon mempelai perempuan, sedang dari pihak pengantin pria oleh Muhammad Hafez MA, anggota DPRD Sumut yang juga Ketua DPW PKS Sumut.

"Saya lega telah menikahkan puteri saya dan acara berjalan khidmat dan lancar," ujar Nasir Djamil kepada TeropongSenayan.

Sementara Anies Baswedan, mengharapkan kepada kedua pengantin untuk tetap menjaga komitmen dalam berumah tangga. 

Sedangkan Amir Faisal, da'i dan juga sering menjadi dewan juri perlombaan da'i di beberapa televisi swasta, didaulat memberikan tausiah pernikahan. 

"Kalian berdua harus menjadi contoh dan teladan bagi orang lain. Usia kalian masih muda tapi jangan berputus asa mewujudkan keluarga yang sakinah, mawaddah dan rahmah," pesan Amir Faisal.

Malamnya dilanjutkan resepsi perkawinan dan dihadiri antara lain oleh Wakil Ketua MPR RI Hidayat Nur Wahid, Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah dan mantan Presiden PKS Anis Mata, Kapolri Tito Karnavian, Sekjen Kemenkumham Bambang Rantam, Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani, sejumlah Hakim Agung dan Pimpinan Komisi Yudisial serta anggota DPR RI lainnya.(yn)