logo

Wakil Rakyat Micro Site

Minggu, 21 Oktober 2018 | Edisi : Indonesia

Berantas Narkoba, Nasir Usul Jokowi Tiru Duterte

Rabu, 21 Mar 2018 - 08:14:11 WIB
Mandra Pradipta, TEROPONGSENAYAN
39JOKOWI-DUTERTE8.jpg
Sumber foto : Istimewa
Presiden Joko Widodo dan Presiden Filipina Duterte

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)--Anggota Komisi III DPR Nasir Djamil menyoroti maraknya peredaran narkoba di Indonesia. Ia menyarankan agar Presiden Joko Widodo meniru Presiden Filipina Duterte, yang siap perang dan memerintahkan tembak di tempat bagi bandar narkoba.

"Kalau tidak, maka Indonesia akan menjadi pasar narkoba dunia. Jadi, harus mempunyai komitmen atasi narkoba," kata Nasir dalam keterangan tertulisnya, Rabu (21/3/2018).

Jika Badan Narkotika Nasional (BNN) kekurangan dana dan peralatan canggih, sambung Nasir, maka pemerintah harus merespons dengan cepat guna memenuhi kebutuhan tersebut.

"Saya berharap pemerintah melakukan evaluasi secara menyeluruh terhadap pendekatan pemberantasan narkoba selama ini dengan revisi UU narkotika, agar revisi itu tidak kehilangan orientasi. Jangan sampai 2025 masih bicara jenis narkoba," tandas dia.

Secara khusus, Nasir menyoroti peredaran narkoba di dalam lembaga pemasyarakatan (Lapas). Menurutnya, sistem pengawasan yang lemah, kamera pemantau para napi tidak berfungsi serta aparat di Lapas yang mudah disogok menjadi sumber masalah beredarnya narkoba di Lapas.

"Sebagai contoh para napi ini menyogok aparat sipir dengan iming-iming uang 10 juta sampai 20 juta agar mereka bisa keluar masuk lapas. Ketika mereka sudah keluar lapas mereka transaksi narkoba lagi bisa sampai ratusan juta rupiah," kata Nasir.(yn)