logo

Wakil Rakyat Micro Site

Sabtu, 23 Juni 2018 | Edisi : Indonesia

Taufik Kurniawan: Pers Harus Membawa Kebaikan Bagi Bangsa

Jumat, 09 Peb 2018 - 22:01:00 WIB
Bara Ilyasa, TEROPONGSENAYAN
48taufik-kurniawan3.jpg
Sumber foto : Istimewa
Taufik Kurniawan

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)--Wakil Ketua DPR Taufik Kurniawan menilai, pers Indonesia sudah berjalan semakin baik dan profesional sejak era reformasi. Namun, kemajuan pers nasional tak lepas dari sejumlah tantangan, diantaranya digitalisasi dan menguatnya era industri media massa.

Pers di era industri, lanjut dia, dihadapkan dengan dua kepentingan yang saling tarik menarik, yakni memberikan informasi yang bersifat edukatif dan informatif, tapi harus mampu bersaing secara finansial untuk meningkatkan oplah atau rating. Disisi lain, pers juga dituntut untuk bersikap profesional dan memberikan informasi secara berimbang.

"Berbagai tantangan yang dihadapi pers zaman now, pada akhirnya akan membawa kebaikan bagi kita semua. Pers akan terus berbenah, mencari titik seimbang untuk menjalankan fungsinya dan membawa kebaikan bagi bangsa ini," ujar Taufik dalam keterangan tertulisnya, Jumat (9/2).

Taufik menegaskan, meski berada dalam era industri, DPR tetap berkomitmen untuk memajukan dan menjaga kesinambungan pers nasional. Sebab, peran pers sebagai pilar keempat demokrasi harus tetap kokoh dalam menjaga pertumbuhan demokrasi Indonesia.

"Peran pers sebagai kontrol sosial harus tetap berjalan, memberi kritik yang membangun, serta menjadi corong suara masyarakat yang tidak bisa bersuara. Pers yang independen dan berpihak pada rakyat merupakan sebuah keniscayaan yang tidak bisa dipungkiri," tutur Wakil Ketua Umum PAN ini.

Di era digital ini, tambah dia, pers Indonesia juga dihadapkan dengan perkembangan teknologi yang terus melesat. Digitalisasi menjadikan informasi yang berkembang di masyarakat semakin banyak dan riuh, sehingga sulit dibedakan antara berita yang nyata dan informasi bohong atau 'hoax'.

"Di tengah kemajuan teknologi informasi, pers berperan besar dalam memfilter informasi yang benar, edukatif, dan mencerdaskan. Saya mendukung upaya Dewan Pers dalam menata dan menertibkan media-media yang tak memenuhi aturan perundang-undangan, karena apa yang mereka lakukan menciderai semangat pers Indonesia," imbuhnya.(yn)