logo

Wakil Rakyat Micro Site

Minggu, 21 Oktober 2018 | Edisi : Indonesia

Taufik Kurniawan: Kunjungan Yahya Staquf Blunder

Rabu, 13 Jun 2018 - 14:17:29 WIB
Bara Ilyasa, TEROPONGSENAYAN
57taufik-kurniawan.jpg
Sumber foto : Istimewa
Taufik Kurniawan
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)--Wakil Ketua DPR RI Taufik Kurniawan menyanyangkan kunjungan Anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) Yahya Cholil Staquf yang menghadiri konferensi tahunan Forum Global AJC atau Komite Yahudi-Amerika di Yerusalem, Palestina, baru-baru ini.
 
Menurutnya, kunjungan Yahya Staquf itu telah menodai konsistensi dukungan Indonesia pada kemerdekaan Palestina sejak tahun 1947.

“Terlepas dia berangkat ke sana atas nama pribadi, tapi dengan posisiny sebagai Anggota Wantimpres, ini seperti blunder. Posisi kita jelas, berjuang dan mendukung kemerdekaan Palestina. Tapi kedatangan Yahya Staquf ke konfererensi itu, seolah menodai dukungan dan diplomasi kita dalam kaitan kemerdekaan Palestina,” tegas Taufik ketika dikonfirmasi, Rabu (13/6/2018).

Taufik kembali menambahkan, kunjungan Yahya Staquf itu sangat kontraproduktif dengan sikap Indonesia yang selama ini mendukung kemerdekaan Palestina. Yahya Staquf sebagai Anggota Wantimpres yang juga merupakan pejabat negara, Taufik menilai seharusnya Yahya tidak menciptakan sikap blunder terhadap diplomasi Indonesia yang selama ini mendukung kemerdekaan Palestina.

Ia menambahkan, kunjungan Yahya Staquf itu dinilai tidak menunjukkan rasa sensitivitas, di tengah serangan Israel kepada masyarakat Palestina, yang mengakibatkan jatuhnya ratusan ribu korban. Bahkan adanya kunjungan Yahya Staquf itu menyebabkan Fatah dan Hamas memberikan reaksinya.

“Selama ini, diplomasi Indonesia terhadap kemerdekaan Palestina gencar dilakukan. Bahkan, dengan terpilihnya Indonesia menjadi Anggota Tidak Tetap Dewan Keamanan PBB, kita minta agar peran Indonesia semakin ditingkatkan dalam perjuangan kemerdekaan Palestina. Jangan sampai perjuangan Indonesia rusak oleh sikap arogansi seorang pejabat negara. Presiden harus memberi tindakan tegas,” tandas Waketum PAN itu.(yn)